Sidang Perdana Pasutri yang Terlibat Narkoba 40Kg di Kampar Riau, JPU Tetap Optimis Dengan Dakwaan, Hukuman Mati

    Sidang Perdana Pasutri yang Terlibat Narkoba 40Kg di Kampar Riau, JPU Tetap Optimis Dengan Dakwaan, Hukuman Mati
    Ilustrasi (Internet)

    KAMPAR - Pasangan suami istri yang menjadi terdakwa dalam kasus narkoba seberat 40 Kg menjalani sidang perdana secara virtual di Pengadilan Negeri Bangkinang, Senin (11/10).

    Kedua terdakwa itu yakni, AD dan SR. Kala itu Pasutri tersebut ditangkap di perumahan Graha Athaya 2 Blok SS RT 11 RW 3 Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau.

    Sidang dibuka oleh Ketua Majelis Hakim, Ratna dengan dua anggota majelis lain.

    Sidang itu dinyatakan terbuka untuk umum, namun kedua terdakwa mengikuti persidangan secara virtual.

    Dalam sidang itu Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Kampar, Titik Indrias dan Budi Setia Mulya membacakan dakwaan terhadap kedua pasangan suami istri tersebut.

    Dalam itu pula kedua pasangam suami istri tersebut didakwa dengan hukuman mati sesuai dengan pasal yang diterapkan.

    "Untuk terdakwa atas nama AN kami dari pihak JPU mendakwa dengan dakwaan primer pasal 114 ayat 2 Udang undang RI no 35 Tahun 2009 tentang narkotika, Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana. Kemudian Subsidernya perbuatan terdakwa diancam pidana dengan pasal 112 ayat 2 undang undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana, " ujar JPU, Titik Indrias saat dikonfirmasi Indonesiasatu.co.id usai mengikuti sidang, Senin (11/10).

    Untuk terdakwa SR, kata Dia, pihaknya juga menerapkan dakwaan subsideritas, yang mana pada dakwaan primernya itu pasal 114 ayat 2 undang undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana.

    "Sedangkan untuk subsidernya kita menerapkan pasal 112 ayat 2 undang undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana. Untuk lebih subsider kita menggunakan pasal 131 jo pasal 114 ayat 2 undang undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, kemudian untuk lebih lebih subsider kita menggunakan pasal 131 jo pasal 112 ayat 2 undang undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, " beber Titik menerangkan.

    Ia juga mengungkapkan bahwa untuk ancaman ayat 2 ini merupakan dakwaan subsideritas. Untuk pasal yang 114 nya dengan ancaman hukumannya seumur hidup hingga hukuman mati. sedangkan jika terbukti pasal 112 terdakwa dapat diancam 20 tahun.

    "Kita menerapkan pasal yang sama untuk kedua pasangan suami istri tersebut, hanya saja untuk istrinya ada tambahan pasalnya yakni pasal 131 jo 114 ayat 2 kemudian 131 jo 112 ayat 2, " sebut Titik.

    Titik mengatakan untuk sidang selanjutnya akan digelar pada minggu depan.

    Kata Dia, apabila tidak ada eksepsi yang diajukan oleh kuasa hukum terdakwa maka sidang akan dilanjutkan dengan pembuktian.**

    KAMPAR RIAU
    Yudha Pratama

    Yudha Pratama

    Artikel Sebelumnya

    Dua Masih DPO, Kronologi Penangkapan Pasutri...

    Artikel Berikutnya

    Penyelundupan Sabu Berhasil Digagalkan Lapas...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Syafruddin Adi verified

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 251

    Postingan Tahun ini: 1488

    Registered: May 24, 2021

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 248

    Postingan Tahun ini: 2061

    Registered: Jul 16, 2020

    Basory Wijaya

    Basory Wijaya verified

    Postingan Bulan ini: 128

    Postingan Tahun ini: 585

    Registered: Oct 11, 2021

    Maskuri

    Maskuri

    Postingan Bulan ini: 126

    Postingan Tahun ini: 232

    Registered: Mar 9, 2022

    Profle

    Subhan Riyadi verified

    Diduga Korban Pembunuhan, Mayat Seorang Pria Ditemukan di Kebun Karet Afdheling Begosari Bringin Semarang
    219 Orang Warga Binaan Rutan Kelas I Labuhan Deli Kanwil Kemenkumham Sumut Dapat Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1443 H
    Empat Warung dan Ruko Terbakar, Kapolres Tinjau Lokasi Kebakaran dan Serahkan Bantuan
    Rayakan Idulfitri Walikota Tangerang Sampaikan Terima Kasih Kepada Masyarakat Dalam Tangani Pandemi Covid-19

    Follow Us

    Recommended Posts

    Djohar Arifin Minta Penguatan Perguruan Tinggi Sebelum Menuju ‘World Class University’
    Ahmad Muzani Pertanyakan Wabah PMK pada Sapi Terjadi Kembali di Indonesia
    Hentikan Kasus Harvey Malaiholo Soal Nonton Video Asusila, MKD DPR: Tak Ada Unsur Kesengajaan
    Andi Akmal Pasluddin: Masuk Musim Giling 2022, Andi Akmal Pasluddin Minta Tekan Impor Gula
    Said Abdullah Minta ‘Candu’ terhadap Dolar Amerika Dikurangi dalam Transaksi Internasional